30 HRDC Day 2 : Perjuangan Ramadhan, Usang yang Tak Pernah Hilang

referensi gambar : Google

 Assalamu'alaikum semuanya,,, Haii, ketemu lagi di Blognya Akuuu
udah mau memasuki hari kedua puasa nih, bagaimana? lancarkan puasa hari pertama tadi siang?  iya, di sini malam. lagi-lagi aku hanya ditemani dengan deru kipas angin saja. bedanya, yang sekarang kipas angin dari kamar sebelah. aku sengaja mematikan kipas angin di ruanganku. hidungku sedang sedikit tidak bersahabat. do'akan yaa semoga lekas normal kembali. Badanku panas sekaligus dingin, mata rasanya ingin terpejam saja. tapi layar di depanku seperti memanggilku meminta untuk memijit tutsnya. ia ingin mengetahui cerita hari ini.

Satu setengah jam sebelum adzan berkumandang, aku dan teman-teman kosku belum menyiapkan apa-apa untuk buka puasa. entah kenapa, rasanya hawa-hawa flu akan menyerang mulai terasa dari tadi siang. tenggorokanku sakit. aku tidak ingin membahas itu, oke.

bersama kedua temanku, kami memutuskan untuk pergi ke pasar, Pasar Induk Ciputat tepatnya, menaiki angkutan kota (ituloh angkot yang beroda empat, sering mangkal depan kampus 1 hehe). Pikiranku melayang ke Ramadhan sebelumnya, Ramadhan tahun lalu. saat di mana aku pertama kali menginjakan kaki di Ciputat untuk memperjuangkan mimpi yang ingin ku lanjutkan. aku tersenyum tak menyangka, ternyata sudah tahun lalu. meski bukan di bulan yang sama, tapi aku ingat persis aku mengikuti test di kampus saat  bulan Ramadhan. Dan kini aku sudah di sini lagi, dulu dan sekarang akan selalu sama, sama-sama berjuang. bedanya, dulu aku berjuang agar bisa berjalan di sini, namun saat ini aku sedang berjuang dengan Nomor Induk Mahasiswa yang sudah ku punya.

Ramadhan lalu aku berangkat ke Jakarta. berbekal keyakinan usaha akan sampai, aku tegak berdiri, berjalan dengan percaya memasuki ruang test. aku Pesimis saat itu, bagaimana tidak teman-temanku yang satu ruangan denganku, bisa dengan cepat menyelesaikan soalnya. Mereka bilang, mereka ikut Bimtes. Aku hanya tersenyum dalam hati, "bagaimana aku yang hanya mencari contoh soal dari intenet," tapi aku ngga berhenti sampai di situ, aku harus buktikan ke Ayah yang mendukung mimpiku dan ke Ibu yang meragukan keputusanku, serta kakak yang rela mengantar aku dan menyisihkan uang jajannya untuk buka puasa bareng di sini. AKU PASTI BISA!!. saat testnya selesai, aku tetap tidak putus berdo'a. aku tetap meminta yang terbaik kepada-Nya. hingga iya, Allah memberiku jawaban dengan kata Selamat atas namaku di website kampus yang sedang aku lihat. ya Allah aku bahagia. harapanku hanya sederhana. kembali berjuang dan membuktikan kepada warga di desaku khususnya orangtuaku bahwa wanita itu tidak selamanya "Dapur,Sumur,Kasur". tapi anak yang hebatpun lahir dari wanita yang hebat pula. 

Al-ummu Madrasatul Ula kan? 

tidak hanya itu, masih ada misi-misi yang lain yang harus aku capai di sini. perjuanganku setelah keterima di kampus impian, tidak berakhir pada kata selamat. kalian pikir begitu? tantangan demi tantangan masih tetap bermunculan dari berbagai pihak ditambah lagi proses yang menurutku dulu, sangat tidak mudah. makanya sampe sekarang aku paling gamau adek aku atau saudara-saudara aku merasakan apa yang aku rasa, aku akan siaga untuk mereka, membantu dan menasehati semampu aku. jangan sampe dah pokonya mereka kaya aku. :-)  yaaah aku sudah sampai Pasar Ciputat ternyata gengs hehe, besok jika berkenan baca ceritaku lagi yaa, aku harus belanja dulu sekarang. pssst keburu magrib. 

jika kalian punya mimpi, mempunyai keinginan, atau apapun itu.kalian harus percaya kalian itu bisa. Yakin kunci pertamanya adalah yakin. dan jangan lupa imbangi dengan Do'a. apalagi sekarang bulan Ramdhan, Inshaallah segala hajat akan dipermudah.  berkat keyakinan dan berkah do'a di bulan juga Ramadhan kali yak, aku sering tidak menyangka seorang aku diberi kesempatan mencari ilmu di sini Alhamdulillah. semangat buat teman-teman yak. esok ku bercerita hari haru esok lagi.  nikmati prosesmu, cintai mimpimu, salam Teneel ~~


Assalamu'alaikum...

#Day2
#OneDayOnePost30HRDC
#WritingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah

Komentar

Postingan Populer