30 HRDC Day 10 : Jangan Takut, Allah bersamamu
Assalamualaikum, selamat malam teman-teman semua, selamat menjelang istirahat. Entah kenapa menjelang malam, inspirasi yang ingin ditulis semakin muncul. Mungkin karena akan pergantian hari kali yaa. Cukup yak.
Aku ingin bercerita, tentang hari ini, hari-hari sebelumnya dan mungkin tentang hari esok yang tak pernah kita tahu. Aku membuka percakapan grup kelas ku. Ada berita hasil forward di sana. Yang mengabarkan bahwa ada sejumlah gengster-gengster motor yang katanya sudah mulai banyak berkeliaran di daerah-daerah tertentu sekitar Jakarta. Ini entah berita ke berapa kali yang aku dengar dalam sehari ini.
Aku takut? Tentu. Sedari awal aku memutuskan untuk sekolah di Jakarta, aku ngga pernah takut makhluk halus ( ya tapi dikit si ). Yang aku khawatirkan ya itu begal, geng motor, dan teman-temannya lah. Memasuki Jakarta berarti harus sudah siap dengan segala bentuk dinamika di dekatnya. Sadar tidak sadar, percaya tidak percaya, bahaya sebenarnya dekat sekali dengan tubuh ini. Tapi karena kebesaran-Nya, aku selalu meminta untuk selalu didekatkan dengan yang baik, Alhamdulillah Allah selalu memberikan aku rasa tenang seolah-olah jauh sekali dari marabahaya. Semoga Allah selalu menjaga ketenangan hati ini.
Adapun dengan berita-berita itu, benar atau tidaknya, semoga kita sedang ber-suudzon ya. Semoga itu bukan gengster-gengster beneran. Tapi kalian sedang mencoba berkumpul dan berdiskusi kebaikan. Ingat, ini bulan Ramadhan. Bulan yang hanya terjadi satu tahun sekali. Kalian ngga mau mengisinya dengan kebaikan.? Semoga Allah selalu menjaga kalian semua.
Sudah ya~
#Day10
#OneDayOnePost30HRDC
#WritingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah

Memang selalu ngeri rasanya lihat korbannya begal ini tp gitu2 mereka gak didatengi ya sama Qorinnya orang yang meninggal mereka bunuh itu. Kan bisa tuh mereka jadi takut sendiri gegara hidupnya gak tenang berasa diikuti bayangan orang yang udah mereka bunuh
BalasHapus@Mama Indri iya ngeri apalagi jauh dari keluarga hee, barangkali mereka didatengin, cuma belum kapok kali yaa
BalasHapus